Ekonomi Bisnis

Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia: Peluang dan Tantangan

31 Agustus 2026 09:57 WIB | Oleh Ferdian Tiranda | 78 pembaca

Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia: Peluang dan Tantangan

KlikUrban.com – Potensi energi panas bumi di Indonesia terus menjadi sorotan, mengingat negara ini memiliki cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat. Namun, hingga saat ini, pemanfaatan sumber energi hijau ini masih jauh dari kapasitas maksimalnya.

Potensi Energi Terbesar

Indonesia dikenal sebagai pusat energi panas bumi dunia dengan potensi lebih dari 28 gigawatt. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa baru sekitar 2,5 gigawatt atau kurang dari 10 persen dari potensi tersebut yang telah dikelola dan digunakan untuk pembangkit listrik.

Peluang Ekonomi Lokal

Kawasan sekitar instalasi panas bumi juga menawarkan kesempatan bagi masyarakat lokal untuk meraih manfaat ekonomi. Sebagai contoh, petani di daerah sekitar sumur geothermal terlibat dalam penanaman kentang, memberikan kontribusi ekonomi ganda selain dari sektor energi.

Tantangan Pengelolaan

Meskipun potensi besar, pemanfaatan energi panas bumi menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah kompleksitas perizinan, investasi yang besar, serta tantangan geologis dan teknis yang berkaitan dengan eksplorasi dan eksploitasi energi ini.

Upaya Pemerintah

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, termasuk panas bumi, dalam mencapai target bauran energi sebesar 23 persen pada 2025. Untuk itu, dibutuhkan kebijakan yang mendukung serta investasi yang terfokus dalam infrastruktur dan teknologi yang memadai.

Keberlanjutan dan Masa Depan

Pengembangan energi panas bumi merupakan langkah strategis bagi Indonesia dalam upaya mencapai ketahanan energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Dengan potensi dan komitmen yang ada, masa depan pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia menunjukkan arah positif.

Baca Juga :  Sidang Tuntutan Kasus Impor Ponsel Ilegal Digelar di PN Jakarta Utara