Ekonomi Bisnis

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6%, Kesejahteraan Buruh Meningkat

02 November 2026 06:25 WIB | Oleh Dimar Alfiano | 21 pembaca

Foto editorial AI: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6%, Kesejahteraan Buruh Meningkat

KlikUrban.com – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Syahganda Nainggolan, menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5,61% pada kuartal pertama 2026. Pertumbuhan ini berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, terutama bagi petani, nelayan, dan buruh.

Syahganda menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5% ini didorong oleh belanja pemerintah yang besar di awal tahun. Langkah ini memicu aktivitas sektor swasta, menjawab keraguan sejumlah ekonom terhadap capaian tersebut.

Pemerintah juga berupaya agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu indikatornya adalah peningkatan nilai tukar petani (NTP) dari 124 pada akhir 2024 menjadi 131 pada September 2026. Nilai tukar nelayan (NTN) juga meningkat, mencapai 108,85 pada bulan yang sama.

Di sektor ketenagakerjaan, upah buruh mengalami kenaikan rata-rata 6,5% selama dua tahun terakhir. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan rata-rata sebelumnya yang hanya sekitar 1%. Syahganda menekankan bahwa kebijakan pemerintah diarahkan untuk pertumbuhan yang inklusif, menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun, tantangan masih ada. Syahganda mengakui bahwa sekitar 11 juta orang dari kelas menengah turun ke kelas menengah bawah. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah dan akan menjadi fokus pada tahun 2027.

Untuk mengatasi penurunan kelas menengah, pemerintah berencana meningkatkan penyerapan tenaga kerja di industri otomotif pada tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat membantu kelas menengah yang terdampak.

Syahganda menegaskan bahwa meskipun ada tantangan, pemerintah telah berhasil menciptakan pertumbuhan yang inklusif. Upaya ini memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan selama dua tahun terakhir telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, meskipun masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Baca Juga :  BP Tapera Memperluas Akses Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Melalui FLPP