Nasional

Menko Pangan Zulkifli Hasan: Sinkronisasi SRUK dengan CDSC untuk Standar Internasional

02 Juli 2026 17:27 WIB | Oleh Tri | 57 pembaca

Indonesia, klikurban.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, baru-baru ini mengungkapkan pentingnya penyesuaian Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) dengan Carbon Disclosure Standards and Criteria (CDSC) yang berstandar internasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan kredibilitas sistem registrasi karbon di Indonesia.

Tujuan Penyesuaian SRUK

Menurut Zulkifli, SRUK merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam menangani perubahan iklim dan pelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan standar internasional dalam SRUK, diharapkan sistem ini dapat memberikan panduan yang lebih baik bagi para pelaku industri dan pemangku kebijakan.

Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas

Dalam pernyataannya, Zulkifli menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan karbon sangat penting. Penyesuaian ini diharapkan tidak hanya memfasilitasi pelaporan emisi karbon yang lebih akurat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap komitmen Indonesia dalam mengurangi jejak karbon.

Implementasi dan Tantangan

Proses penerapan SRUK yang diselaraskan dengan CDSC tentunya akan menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, Zulkifli memastikan bahwa pemerintah akan berupaya sebaik mungkin untuk menyediakan sumber daya dan akses informasi yang dibutuhkan oleh para pemangku kepentingan dalam menjalankan sistem ini.

Peran SRUK dalam Perekonomian Berkelanjutan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SRUK bukan hanya sekadar alat pengukuran, tetapi juga dapat digunakan untuk mendorong motivasi dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan tujuan nasional dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan.

Kesimpulan

Dengan adanya sinkronisasi antara SRUK dan CDSC, diharapkan Indonesia bisa memberikan kontribusi signifikan dalam upaya global pengurangan emisi karbon. Kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan implementasi sistem ini.

Baca Juga :  Purbalingga Sesuaikan Empat Raperda dengan Regulasi Terbaru