Daerah

Sekda Edward Candra Dampingi Peserta PKN Tingkat I Pelajari Songket dan Jumputan di Kriya Nusantara Palembang

26 Juli 2026 12:08 WIB | Oleh Silvi Yuliyah | 54 pembaca

Klikurban.com – Pada Jumat, 24 Juli 2026, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra bersama peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVII mengunjungi Kriya Nusantara di Palembang. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran lapangan yang bertujuan mengenalkan potensi ekonomi kreatif dan kekayaan budaya Sumatera Selatan kepada para peserta.

Dalam kunjungan tersebut, peserta menerima penjelasan mendetail tentang beragam kain khas Sumatera Selatan, termasuk songket, jumputan, dan kain tradisional lainnya. Penyajian materi meliputi filosofi di balik motif, teknik pembuatan, serta peran kain tradisional dalam identitas budaya dan ekonomi daerah. Para peserta tampak antusias menyimak setiap sesi penjelasan dan berdiskusi mengenai proses pembuatan yang seringkali melibatkan keterampilan tangan turun-temurun.

Songket disebutkan sebagai salah satu fokus utama kunjungan. Secara umum, songket adalah kain tenun tradisional yang menonjolkan motif-motif geometris dan flora-fauna, seringkali dihias dengan benang berwarna emas atau perak yang disisipkan pada saat proses tenun untuk menciptakan kilau dan tekstur khas. Penjelasan di lokasi memaparkan tahapan produksi songket, mulai dari pemilihan bahan dasar, pembuatan motif pada alat tenun, hingga proses penenunan yang memerlukan ketelitian tinggi dan waktu panjang.

Selain songket, peserta juga dikenalkan pada jumputan, yaitu teknik pewarnaan kain dengan mengikat sebagian kain sebelum dicelup sehingga menghasilkan ragam motif unik pada permukaan kain. Teknik jumputan menekankan keterampilan pengikatan dan pemilihan kombinasi warna, sehingga setiap helai kain dapat memancarkan karakter berbeda meski menggunakan langkah pewarnaan yang sama. Kriya Nusantara menampilkan contoh-contoh kain dan memperlihatkan tahapan pengerjaan untuk memberi gambaran praktik kepada peserta.

Tidak hanya memperoleh pengetahuan, peserta memanfaatkan kesempatan kunjungan untuk membeli produk kerajinan dan kain khas Sumatera Selatan. Aktivitas belanja ini mendapat sorotan sebagai bentuk apresiasi terhadap perajin lokal sekaligus dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM dan industri kreatif daerah. Menurut laporan kegiatan, banyak produk lokal yang diborong oleh peserta sebagai oleh-oleh dan bentuk dukungan langsung pada pelaku usaha kerajinan.

Baca Juga :  PAMA dan BEK Adakan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Sekitar Tambang

Kunjungan lapangan ke Kriya Nusantara menjadi momen penting bagi peserta PKN Tingkat I karena memberikan pengalaman langsung melihat tahapan produksi seni tekstil tradisional yang selama ini lebih sering ditemui dalam kajian teoretis. Pembelajaran lapangan seperti ini diharapkan memperkaya wawasan peserta tentang hubungan antara kebijakan publik, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi kreatif di tingkat daerah.

Dari sisi pelaku industri kreatif, interaksi dengan peserta PKN membuka ruang untuk memperkenalkan tantangan yang dihadapi perajin lokal, seperti kebutuhan akses pasar, pembiayaan, dan pembinaan kualitas produk. Dukungan pemerintah daerah dan pemahaman aparat pemerintahan terhadap nilai budaya serta potensi ekonomi kain tradisional menjadi salah satu faktor penting dalam upaya penguatan UMKM berbasis kearifan lokal.

Secara ringkas, kunjungan pada 24 Juli 2026 ini menegaskan peran sentral kain tradisional Sumatera Selatan—termasuk songket dan jumputan—bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai komoditas ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan perajin dan pengembangan industri kreatif daerah. Rangkaian pembelajaran lapangan bagi peserta PKN Tingkat I menunjukkan upaya mengintegrasikan pemahaman budaya lokal ke dalam pembentukan kapasitas kepemimpinan publik.