BRIN: Logam Misterius di Kalteng Adalah Sampah Roket China
KlikUrban.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi bahwa benda logam besar yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, merupakan sampah antariksa dari roket ZhuQue-2E milik China. Penemuan ini menambah perhatian warga setelah sebelumnya terdengar suara dentuman keras dari langit.
Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa benda tersebut adalah pecahan badan roket, termasuk tabung bahan bakar, yang jatuh di berbagai lokasi sepanjang orbit terakhirnya. Thomas menambahkan bahwa sampah antariksa tidak dapat diprediksi secara pasti kapan dan di mana akan jatuh, meskipun lintasan orbitnya bisa ditentukan.
Penemuan logam ini bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Thomas menyebutkan bahwa Indonesia pernah mengalami kejatuhan sampah antariksa dari negara lain seperti Uni Sovyet/Rusia, China, dan Amerika Serikat. Sebagian besar sampah antariksa jatuh di lautan, hutan, dan gurun.
Benda logam yang ditemukan di Kotawaringin Timur memiliki bentuk menyerupai kubah dengan kabel dan komponen logam lainnya. Permukaannya melengkung dan terdapat deretan paku keling yang masih menempel. Penemuan ini terjadi setelah warga melaporkan suara gemuruh dari langit pada Minggu sore, diikuti dengan penemuan pecahan logam lainnya pada hari berikutnya.