Mentrans Dorong Kemandirian Teknologi Pengolahan Sampah di Indonesia
KlikUrban.com – Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan pentingnya penguasaan teknologi pengolahan sampah menjadi energi di Indonesia. Dalam kunjungannya ke Sanfeng Environment Group di Chongqing, Tiongkok, Iftitah mengamati bagaimana negara tersebut berhasil mengembangkan teknologi pengolahan sampah melalui pendidikan dan penelitian.
Iftitah menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pembeli teknologi dari luar negeri. “Indonesia harus mampu membangun kemampuan sumber daya manusia untuk menguasai, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi secara mandiri,” ujarnya. Pengalaman Sanfeng, yang berhasil mengembangkan teknologi dari Jerman sejak tahun 2000, menjadi pelajaran penting bagi Indonesia.
Menurut Iftitah, keberhasilan transfer teknologi tidak hanya diukur dari pemasangan mesin, tetapi juga dari kemampuan sumber daya manusia dalam negeri untuk mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut. Ia melihat peluang penerapan teknologi ini di Indonesia, khususnya di Kota Batam, yang membutuhkan sistem pengelolaan lingkungan yang lebih baik seiring pertumbuhan penduduk dan industri.
Kementerian Transmigrasi berencana mendukung penjajakan kerja sama dengan mitra teknologi yang relevan, dengan memastikan kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan sebelum proyek dimulai. Iftitah menekankan bahwa investasi teknologi harus memiliki tujuan yang jelas dan memberikan manfaat berkelanjutan.