Sanksi PP TUNAS Dorong Inovasi Teknologi Ramah Anak
KlikUrban.com – Pakar Keamanan Siber Pratama Persadha menilai bahwa sanksi terkait kepatuhan Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS dapat memicu Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lokal untuk menciptakan inovasi teknologi yang ramah anak. Menurut Pratama, sanksi denda yang dikenakan tidak menimbulkan ketakutan, melainkan mendorong PSE untuk mengembangkan fitur dan layanan yang mengutamakan keselamatan anak di ruang digital.
Pratama menegaskan bahwa regulasi seharusnya tidak dilihat sebagai penghambat inovasi, tetapi sebagai mekanisme untuk meningkatkan kualitas produk digital. Produk yang dirancang aman bagi anak akan mendapatkan kepercayaan lebih dari orang tua dan masyarakat. Selama regulasi ditegakkan secara proporsional, PSE yang mengembangkan platform sesuai aspek keamanan anak tidak perlu khawatir.
Lebih lanjut, Pratama menyarankan agar pengembang dalam negeri merancang inovasi dengan prinsip _security by design_ dan _child safety by design_. Aspek seperti usia pengguna, desain interaksi, pengumpulan data anak, dan sistem moderasi harus diperhitungkan sejak awal. Selain itu, literasi digital bagi orang tua dan anak perlu diperkuat untuk meningkatkan perlindungan anak di ruang digital.
Pemerintah juga diharapkan lebih tegas dalam pengawasan terhadap PSE, terutama yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap anak. Platform dengan risiko lebih besar harus dikenakan kewajiban pengamanan dan audit yang lebih tinggi. Pendekatan ini akan membuat regulasi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.