Polsri Kembali Raih Juara Umum PORSENI XV 2026, Bawa Pulang Piala Bergilir
KlikUrban.com – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih gelar Juara Umum Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik Se-Indonesia Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi gelar juara umum keenam yang diraih Polsri sepanjang sejarah penyelenggaraan PORSENI sekaligus mengantarkan Piala Bergilir kembali ke Bumi Sriwijaya.
Pengumuman juara umum disampaikan pada upacara penutupan PORSENI XV yang berlangsung di Politeknik Negeri Medan (Polmed), Sumatera Utara, Sabtu (1/8/2026). Piala Bergilir Juara Umum diterima oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya, Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM, didampingi Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., mewakili sivitas akademika Polsri.
PORSENI XV digelar pada 24 Juli hingga 1 Agustus 2026 dan diikuti ribuan mahasiswa dari politeknik negeri di seluruh Indonesia. Kompetisi mempertandingkan 25 cabang yang terdiri dari 17 cabang olahraga dan delapan cabang seni.
Dalam ajang tersebut, kontingen Polsri menunjukkan performa yang konsisten hingga berhasil mengumpulkan total 60 medali, yakni 24 medali emas, 16 medali perak, dan 20 medali perunggu. Raihan tersebut menempatkan Polsri di posisi teratas klasemen akhir sekaligus memastikan gelar juara umum.
Sebanyak 160 orang diberangkatkan sebagai kontingen Polsri ke Medan. Mereka terdiri atas 109 atlet dan peserta seni, 26 ofisial, serta tim pendukung yang mendampingi selama pelaksanaan kompetisi.
Kontribusi medali emas datang dari berbagai cabang olahraga dan seni, di antaranya futsal putra, e-sports Mobile Legends dan PUBG Mobile, panjat tebing, karate, taekwondo, atletik, tenis meja, bridge, hingga cabang seni seperti solo song pop, solo song Melayu, dan karikatur.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polsri, Ir. Dicky Seprianto, S.T., M.T., IPM, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih institusinya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, pembina, ofisial, serta dukungan sivitas akademika.
“Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat seluruh keluarga besar Politeknik Negeri Sriwijaya. Prestasi ini tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi mampu berprestasi di tingkat nasional tanpa mengesampingkan kualitas akademik dan kompetensi keahlian,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan tradisi juara tidak terlepas dari sistem pembinaan mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan serta kolaborasi seluruh elemen di lingkungan Polsri.
Menurut Dicky, prestasi besar lahir dari sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, pelatih, pembina, ofisial, mahasiswa, hingga para alumni dan masyarakat yang terus memberikan dukungan.
Lebih lanjut, ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama Polsri semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan meraih gelar juara umum keenam ini semakin memperkuat posisi Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi yang konsisten melahirkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Selain menjadi simbol kemenangan, Piala Bergilir Juara Umum yang kembali dibawa pulang ke Sumatera Selatan juga mencerminkan keberhasilan Polsri dalam membangun pembinaan mahasiswa secara menyeluruh, melalui pengembangan kompetensi vokasi, karakter, kepemimpinan, olahraga, dan seni sebagai bekal menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun global.