Daerah

Kajian Pengembangan Jalur Kereta di Kalimantan dan Bali Diteliti Lebih Dalam

21 Agustus 2026 20:22 WIB | Oleh Tri | 79 pembaca

Kajian Pengembangan Jalur Kereta di Kalimantan dan Bali Diteliti Lebih Dalam

KlikUrban.com – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengumumkan bahwa studi mengenai pengembangan jalur kereta api di Kalimantan dan Bali saat ini tengah berada dalam tahap kajian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya lama untuk memperluas jaringan transportasi massal sebagai respons terhadap kebutuhan mobilitas penduduk yang terus meningkat.

Menurut Bobby Rasyidin, pihaknya sangat berhati-hati dalam modeling proyek ini, sebab implikasinya cukup besar terhadap berbagai aspek, baik sosial maupun ekonomi. Hingga kini, studi berkelanjutan terus dilakukan untuk memastikan kelayakan dan dampak sosial proyek ambisius ini.

Analisis Kelayakan

Kajian ini mencakup analisis kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan. Implikasinya juga akan mencakup peran kereta api sebagai moda transportasi penting dalam meningkatkan pertumbuhan pariwisata Bali dan juga mendukung potensi ekonomi Kalimantan yang kaya akan sumber daya alam.

Bobby menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar proyek ini bisa berjalan lancar. “Kajian ini diharapkan bisa memberikan gambaran yang jelas mengenai manfaat dan tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Potensi Keberhasilan

Saat ini, jalur kereta api di Indonesia lebih terfokus di wilayah Jawa dan sebagian Sumatera. Dengan adanya rencana ini, diharapkan jaringan kereta api bisa lebih merata ke seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, infrastruktur ini bisa menjadi solusi terhadap kemacetan dan memberikan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kendati demikian, pengembangan jalur kereta di kedua pulau ini bukanlah tanpa tantangan. Ada berbagai aspek yang harus diperhatikan, mulai dari aspek teknis hingga pendanaan. Namun, Bobby juga mengungkapkan harapannya bahwa dengan kerja sama semua pihak, proyek ini dapat terealisasi dengan baik.

Kajian pengembangan ini masih dalam tahap awal, dan Bobby mengimbau masyarakat untuk bersabar menantikan rencana lebih lanjut yang akan diumumkan setelah seluruh kajian selesai dilakukan.

Baca Juga :  Pendampingan Kemenekraf untuk Akselerasi: Kunci Keberlanjutan Industri Gim Indonesia