GIIAS Surabaya 2026: Pemprov Jawa Timur Dukung Penguatan Industri Manufaktur
KlikUrban.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan dilaksanakan di Surabaya pada tahun 2026. Acara otomotif kelas dunia ini dijadwalkan untuk kembali digelar guna memperkuat sektor manufaktur di Jawa Timur.
GIIAS merupakan pameran otomotif besar yang menjadi sorotan penting bagi industri otomotif dan manufaktur tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global. Kehadiran pameran ini di Surabaya diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi sektor manufaktur di Jawa Timur, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Strategi Pemprov Jatim untuk Perkuat Manufaktur
Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa dengan adanya GIIAS, potensi ekonomi daerah dapat lebih dieksplorasi dan dikembangkan. Pameran ini memfasilitasi pertemuan antara pelaku industri otomotif, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membahas berbagai inovasi terbaru dalam teknologi otomotif dan manufaktur.
Lebih lanjut, event tersebut dipandang tidak hanya sebagai ajang pamer, melainkan juga sebagai platform untuk mempromosikan usaha kecil dan menengah (UKM) yang berperan penting dalam rantai pasok industri otomotif. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapabilitas dan kompetensi UKM lokal sehingga mampu bersaing di tingkat internasional.
Kontribusi GIIAS bagi Pertumbuhan Ekonomi Jatim
Menurut data terkini, Jawa Timur menyumbang bagian yang signifikan dalam industri manufaktur Indonesia. Melalui GIIAS, industri otomotif diharapkan dapat mendorong transfer teknologi dan pengalaman yang diperlukan, serta peningkatan jumlah lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Acara ini menjadi momentum penting untuk memacu inovasi dan kapasitas produksi daerah.
Penyelenggaraan GIIAS di Surabaya tidak hanya sekadar pameran melainkan juga menjadi langkah awal yang strategis bagi Jawa Timur untuk masuk lebih dalam ke pasar otomotif internasional. Harapannya, dengan dukungan semua pihak, Jawa Timur dapat memantapkan diri sebagai pusat manufaktur otomotif di Indonesia.