Daerah

Festival Layang-Layang Kaghati Kolope: Melestarikan Tradisi Purba di Muna

13 Juli 2026 07:05 WIB | Oleh Tri | 59 pembaca

Sulawesi Tenggara, KlikUrban.com – Pemerintah Kabupaten Muna, yang terletak di Sulawesi Tenggara, kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Layang-Layang Kaghati Kolope. Acara ini berlangsung di Desa Liangkabori dan sukses menarik perhatian publik serta para pelaku budaya.

Pentingnya Melestarikan Layang-Layang Tradisional

Festival Layang-Layang Kaghati Kolope diadakan untuk mengenalkan dan melestarikan tradisi pembuatan dan penerbangan layang-layang yang telah ada sejak zaman dahulu. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengandung nilai filosofi dan simbolik yang mendalam bagi masyarakat Muna.

Partisipasi Masyarakat dan Lomba Layang-Layang

Dalam festival ini, banyak peserta dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan orang dewasa, berpartisipasi dalam lomba penerbangan layang-layang. Mereka berlomba menunjukkan keterampilan dan kreativitas dalam mendesain layang-layang yang unik dan menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai budaya mereka sendiri.

Menjaga Tradisi di Tengah Modernisasi

Salah satu faktor pendorong diselenggarakannya festival ini adalah semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap kegiatan tradisional. Melalui acara ini, diharapkan generasi penerus dapat tertarik untuk melestarikan dan meneruskan keahlian pembuatan layang-layang. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah untuk berkumpulnya masyarakat dan meningkatkan rasa kebersamaan.

Harapan untuk Masa Depan

Penyelenggaraan Festival Kaghati Kolope di Muna diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga dapat menginspirasi daerah lain untuk melestarikan warisan budaya mereka. Dengan demikian, diharapkan keunikan budaya Indonesia, terutama kesenian layang-layang, dapat terus hidup dan berkembang di tengah pesatnya modernisasi.

Baca Juga :  Momen Penting dalam Politik Indonesia: Kunjungan Perdana Menteri India dan Pembentukan Panja Kasus FA