Dinkes Tulungagung Intensifkan Pemantauan Kasus DBD di Musim Kemarau
KlikUrban.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, terus memantau perkembangan kasus demam berdarah dengue (DBD) selama musim kemarau. Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat dua pasien meninggal dunia akibat terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, dr. Aris Setiawan, menyatakan bahwa kasus DBD masih ditemukan meski sudah memasuki musim kemarau. “Sesuai data kami, pada tiga bulan terakhir kami masih mencatat adanya kasus DBD meski sudah musim kemarau,” ujar Aris.
Data menunjukkan bahwa pada Juli 2026 terdapat 32 kasus DBD, yang kemudian menurun menjadi 25 kasus pada Agustus dan 23 kasus pada September. Dua pasien yang meninggal dunia pada September berasal dari Kecamatan Boyolangu dan Gondang.
Aris menekankan pentingnya membawa pasien ke fasilitas kesehatan tepat waktu untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat. Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk mengoptimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menjaga kebugaran tubuh.
Masyarakat diingatkan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam yang tidak kunjung membaik, terutama jika disertai gejala yang mengkhawatirkan.