Ekonomi Bisnis

Airlangga Dorong Insinyur Indonesia Untuk Lebih Terlibat Dalam Proyek Migas Strategis

23 Juli 2026 23:10 WIB | Oleh Tri | 60 pembaca

KlikUrban.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara tegas menyerukan agar para insinyur tanah air dapat mengambil peran lebih besar dalam menggarap proyek minyak dan gas (migas) strategis di Indonesia. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan akan pengembangan sektor energi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Peran Penting Insinyur Dalam Pengembangan Migas

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (23/07/2026), Airlangga menekankan bahwa para insinyur lokal memiliki kapabilitas dan kualitas yang tak kalah dari insinyur asing. “Insinyur kita seharusnya diberi kesempatan lebih banyak untuk membuktikan diri dalam pengembangan proyek-proyek strategis, termasuk dalam sektor migas,” tutur Airlangga.

Beliau menyoroti pentingnya peran para insinyur dalam pengembangan sektor migas yang menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional. Pasalnya, hingga kini, banyak proyek migas besar di Indonesia yang masih didominasi oleh tenaga kerja asing, padahal kualifikasi insinyur Indonesia juga sangat mumpuni.

Kebijakan Baru Untuk Mendukung Kemandirian

Pemerintah, lanjut Airlangga, tengah mempersiapkan kebijakan-kebijakan baru untuk mendukung kemandirian insinyur lokal. Salah satunya adalah dengan memasukkan klausul penggunaan tenaga kerja lokal dalam setiap perjanjian proyek strategis yang melibatkan investor asing. “Dengan kebijakan ini, kita harapkan ada peningkatan signifikan dalam partisipasi insinyur dalam proyek-proyek migas di tanah air,” jelasnya.

Menko Perekonomian ini juga mendorong institusi pendidikan teknik dan politeknik untuk terus berinovasi dan menyelenggarakan program-program yang relevan dengan kebutuhan industri migas. “Kolaborasi antara dunia industri dan akademik harus diperkuat agar lulusan kita siap bersaing dan berkontribusi lebih dalam pengembangan sektor energi nasional,” tambah Airlangga.

Tantangan dan Harapan

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, Airlangga optimis bahwa dengan adanya dukungan dari pemerintah dan keterlibatan aktif dari stakeholder terkait, Indonesia dapat mencapai kedaulatan energi melalui penguatan peran insinyur lokal.

Baca Juga :  Apresiasi DEN Terhadap Pembangunan Geothermal Energy Project di Pulau Rengit Belitung

“Kita punya sumber daya manusia yang sangat potensial. Tinggal bagaimana kita mengelola dan memberdayakannya dengan tepat untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. Dengan pernyataan ini, Airlangga berharap para insinyur Indonesia semakin percaya diri dan berani mengambil lebih banyak kesempatan dalam industri migas.