Fadli Zon Masuk 5 Besar Menteri Berkinerja Terbaik Menurut Survei IPO
KlikUrban.com – Indonesia Political Opinion (IPO) baru-baru ini merilis hasil survei mengenai kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih. Dalam survei tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon berhasil masuk dalam lima besar menteri dengan kinerja terbaik.
Survei ini dilakukan pada periode 12 hingga 20 Oktober 2026 dan melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Para responden diminta untuk menyebutkan nama-nama menteri yang menurut mereka memiliki kinerja paling baik. Hasilnya menunjukkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi pertama dengan perolehan 33 persen suara.
Di posisi kedua, terdapat Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dengan 25,2 persen, diikuti oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan yang meraih 24,5 persen. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berada di posisi keempat dengan 21,8 persen.
Fadli Zon, sebagai Menteri Kebudayaan, menempati posisi kelima dengan perolehan 20,5 persen. Posisi ini menunjukkan apresiasi publik terhadap kinerjanya dalam memajukan sektor kebudayaan di Indonesia.
Selain kelima menteri tersebut, survei juga mencatat kinerja Menko PMK Sugiono yang mendapatkan 16,1 persen, serta Menpora Erick Tohir dengan 13,8 persen. Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian juga masuk dalam daftar dengan 12 persen.
Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai persepsi publik terhadap kinerja para menteri di Indonesia. Pengakuan terhadap Fadli Zon dan menteri lainnya mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya mereka dalam menjalankan tugas negara.
Survei ini tidak hanya menjadi tolok ukur bagi para menteri dalam mengevaluasi kinerja mereka, tetapi juga menjadi acuan bagi masyarakat untuk menilai efektivitas kebijakan yang telah diterapkan.
Dengan hasil ini, diharapkan para menteri dapat terus meningkatkan kinerja mereka demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.