Sekda Sumsel Hadiri Pengukuhan DPD PP PAUD 2025–2030, Dorong Sinergi Penguatan Karakter Anak
KlikUrban.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan dukungan terhadap penguatan pendidikan dan karakter anak sejak usia dini melalui sinergi lintas pemangku kepentingan. Penegasan itu mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel H. Edward Candra menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Sumsel masa bakti 2025–2030.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Griya Agung, Palembang, Senin (14/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan ucapan selamat dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru kepada jajaran pengurus yang baru. Harapan utamanya, amanah dapat dijalankan secara bertanggung jawab dan berorientasi pada kebutuhan anak.
PP PAUD berperan sebagai wadah kolaborasi para penyelenggara PAUD. Di forum inilah penguatan mutu layanan pendidikan anak usia dini diharapkan terkonsolidasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Edward Candra menekankan pentingnya pondasi pendidikan yang kuat di awal kehidupan anak karena berpengaruh terhadap pembentukan karakter, sikap, dan kebiasaan positif di masa depan.
Pemprov Sumsel juga menegaskan komitmen untuk mendampingi penyelenggaraan PAUD melalui kebijakan dan program yang relevan. Arah pendampingan tersebut, menurut Sekda, membutuhkan koordinasi erat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, agar kebijakan lintas sektor—terutama yang menyangkut tumbuh kembang anak—berjalan terpadu dan saling menguatkan.
Pada momen yang sama, Bunda PAUD Sumsel yang juga Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Herman Deru menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mengakselerasi layanan PAUD yang ramah anak dan berkelanjutan. Penekanan diberikan pada perhatian menyeluruh terhadap tumbuh kembang, mulai dari pemenuhan gizi, imunisasi, pencegahan stunting, hingga penguatan pola asuh (parenting) bagi orang tua.
Ia menilai, pola pengasuhan anak saat ini menghadapi dinamika yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Karena itu, orang tua memerlukan pendampingan kontinu untuk memahami kebutuhan anak, memberikan asupan gizi yang tepat, dan menanamkan kebiasaan baik sejak dini—mulai dari rutinitas harian, pembiasaan literasi, hingga interaksi yang hangat dan aman di rumah.
Dari sisi penyelenggara, Ketua DPD PP PAUD Sumsel Dessy Edward Candra menegaskan komitmen membangun kemitraan yang solid dengan Pemprov Sumsel, khususnya bersama OPD terkait. Dengan sinergi tersebut, ia berharap penyelenggaraan PAUD di Sumsel kian kuat, terarah, dan inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat.
Kegiatan pengukuhan turut dihadiri para kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel beserta pejabat yang mewakili, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap agenda besar peningkatan kualitas layanan PAUD. Dukungan tersebut penting mengingat pendidikan anak usia dini tak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga kesehatan, gizi, perlindungan, dan penguatan karakter.
Relevansi PAUD dengan masa depan anak bukan sekadar pada kesiapan memasuki jenjang pendidikan berikutnya, namun juga membangun dasar kepribadian, keterampilan sosial, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pengelola PAUD, organisasi masyarakat, dan para orang tua menjadi kunci pelaksanaan layanan yang menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan anak di berbagai konteks.
Ke depan, kepengurusan DPD PP PAUD Sumsel periode 2025–2030 diharapkan memprioritaskan penguatan jejaring kerja, pemetaan kebutuhan layanan di daerah, pengembangan kapasitas pendidik, serta diseminasi praktik baik penyelenggaraan PAUD. Pendekatan ini diharapkan memudahkan konsolidasi sumber daya dan mempercepat penanganan isu-isu kunci, seperti dukungan gizi, imunisasi, pencegahan stunting, dan literasi pengasuhan di rumah.
Dengan modal sinergi yang terus diperkuat, Sumatera Selatan ditargetkan mampu menghadirkan ekosistem PAUD yang aman, sehat, inklusif, dan berkarakter—sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berempati, dan siap menghadapi tantangan zaman.