Ekonomi Bisnis

Pertamina Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik dengan Green Energy Station

12 September 2026 14:51 WIB | Oleh Tri | 104 pembaca

Pertamina Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik dengan Green Energy Station

KlikUrban.com – PT Pertamina terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui program Green Energy Station (GES). Hingga 2026, sebanyak 761 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah bertransformasi menjadi Green Energy Station dan dilengkapi fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang mulai beralih menggunakan kendaraan listrik. SPKLU yang tersedia di sejumlah SPBU dapat digunakan untuk kendaraan listrik roda empat maupun roda dua.

Hal tersebut disampaikan Eko dalam acara temu media yang berlangsung di Yogyakarta. Menurutnya, pengembangan Green Energy Station merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam menghadirkan akses energi yang semakin mudah bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik.

Pertamina juga mendorong SPBU yang memiliki area cukup luas, terutama yang berada di kota-kota besar, untuk menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik. Dengan semakin banyaknya titik pengisian, pengguna kendaraan listrik diharapkan tidak lagi kesulitan menemukan lokasi untuk mengisi daya saat melakukan perjalanan.

Pengembangan infrastruktur SPKLU juga sejalan dengan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat bahwa penjualan kendaraan listrik dan mobil hybrid mengalami peningkatan lebih dari 40 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Peningkatan penggunaan kendaraan listrik turut tercermin dari konsumsi listrik pada fasilitas SPKLU. Berdasarkan data PT PLN (Persero), konsumsi listrik di SPKLU telah mencapai 62,4 juta kWh hingga Juni 2026. Angka tersebut bahkan telah melampaui total konsumsi listrik SPKLU sepanjang 2025.

Pertumbuhan konsumsi listrik tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia. Kondisi ini sekaligus menunjukkan pentingnya penambahan infrastruktur pendukung agar perkembangan kendaraan listrik dapat diimbangi dengan ketersediaan fasilitas pengisian daya.

Baca Juga :  Pertamina dan Pemprov Bali Distribusikan BBM Literan untuk Atasi Kendala Pasokan

Pertamina melalui Green Energy Station diharapkan dapat terus memperluas akses masyarakat terhadap energi untuk kendaraan listrik. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin merata, transisi menuju penggunaan kendaraan listrik di Indonesia diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan dampak positif terhadap pengembangan energi yang lebih berkelanjutan.