Nasional

Pemerintah Diminta Segera Prioritaskan Penanganan Kelompok Rentan Usai Gempa NTT

17 Agustus 2026 01:06 WIB | Oleh Tri | 108 pembaca

Pemerintah Diminta Segera Prioritaskan Penanganan Kelompok Rentan Usai Gempa NTT

KlikUrban.com – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini menyisakan cerita duka bagi masyarakat setempat. Desakan kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan prioritas dalam penanganan kelompok rentan kembali menyeruak dalam berbagai forum diskusi publik. Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, secara khusus meminta pemerintah agar fokus dan mengedepankan upaya penyelamatan serta perlindungan bagi kelompok paling terdampak, seperti lansia, anak-anak, dan difabel.

Penanganan Bencana yang Lebih Cepat

Sefudin menegaskan pentingnya langkah cepat dan efektif demi meminimalisir dampak buruk yang lebih lanjut usai bencana. Ia mengungkapkan, “Pemerintah harus segera bergerak cepat dan cermat dalam menyalurkan bantuan. Kelompok rentan ini membutuhkan perlindungan ekstra karena risiko yang mereka hadapi lebih tinggi pascabencana.”

Evaluasi dan Perencanaan Strategis

Selain itu, Sefudin juga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh dan perencanaan strategis dalam penanganan bencana. Hal ini untuk memastikan bencana serupa di masa mendatang dapat dihadapi dengan lebih baik dan responsif. “Tidak hanya bantuan logistik, tetapi pemulihan psikologis juga harus diperhatikan. Trauma healing bagi anak-anak dan lansia sangat penting untuk dilakukan sesegera mungkin,” tambahnya.

Koordinasi Antarinstansi

Koordinasi antarinstansi pemerintahan dan organisasi non-pemerintah (NGO) juga menjadi sorotan. Sefudin mendukung penuh langkah-langkah yang melibatkan kerja sama lintas sektoral agar bantuan yang disalurkan bisa lebih tepat sasaran dan merata. Ia menekankan, “Koordinasi yang baik akan berdampak besar pada efektivitas distribusi bantuan.”

Panggilan untuk Dukungan Internasional

Desakan ini juga diiringi dengan panggilan untuk dukungan dari komunitas internasional. Bantuan dari dunia internasional dianggap sangat potensial untuk mendorong percepatan pemulihan. “Kita terbuka pada segala bentuk bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri, asalkan bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” tutup Sefudin dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Tragedi Kebakaran di Pulogadung: Tiga Nyawa Melayang, Polisi Selidiki Penyebabnya