Nasional

Semangat Anggota DPD RI Hj Eva Susanti: Kartini Masa Kini Harus Berdaya, Mandiri, dan Menginspirasi

21 April 2026 03:10 WIB | Oleh Dimar Alfiano | 66 pembaca

Semangat Anggota DPD RI Hj Eva Susanti: Kartini Masa Kini Harus Berdaya, Mandiri, dan Menginspirasi

Palembang, klikurban.com – Peringatan Hari Kartini 21 April bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) sekaligus Majelis Permusyawaratan Rakrat (MPR) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan (Sumsel), Hj Eva Susanti S.E, M.M, menegaskan bahwa sosok Kartini masa kini adalah perempuan yang berani melangkah, mandiri secara ekonomi, serta mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Menurut Eva ,sapaan akrab Hj Eva Susanti S.E, M.M, semangat yang diwariskan oleh Raden Ajeng (RA) Kartini harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian.

Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, maka saat ini tantangan yang dihadapi jauh lebih kompleks, mulai dari kesetaraan kesempatan kerja, pemberdayaan ekonomi, hingga peran strategis perempuan dalam pengambilan kebijakan.

“Perempuan hari ini tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga harus tangguh dan adaptif. Kartini masa kini adalah mereka yang mampu berdiri di atas kaki sendiri, berkontribusi untuk keluarga, masyarakat, bahkan negara,” ujar Eva dalam keterangannya, Selasa, 21 April 2026.

Ia menyoroti bahwa di Sumatera Selatan, potensi perempuan sangat besar, terutama dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah dan pemangku kepentingan menjadi sangat penting agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Eva yang juga Senator -sebutan Anggota DPD RI- asal Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko (BHL) Kabupaten Musi Banyuasin ini juga menekankan pentingnya pendidikan dan literasi digital bagi perempuan.

Di era transformasi teknologi saat ini, kemampuan memanfaatkan digitalisasi menjadi kunci untuk membuka peluang yang lebih luas. Perempuan yang melek teknologi dinilai memiliki daya saing lebih tinggi dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar.

Baca Juga :  Kementan Siapkan Ribuan Pompa Air untuk Atasi Kekeringan Nasional 2026

“Perempuan tidak boleh tertinggal dalam perkembangan zaman. Dengan digitalisasi, peluang usaha semakin terbuka. Ini harus dimanfaatkan dengan baik agar perempuan bisa naik kelas,” tambahnya.

Selain itu, Eva Susanti mengajak seluruh perempuan, khususnya generasi muda, untuk terus percaya diri dan berani bermimpi besar. Ia menilai bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun dalam skala yang lebih luas.

Dalam konteks kebangsaan, ia juga menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan perlu terus didorong. Representasi perempuan yang kuat diyakini mampu menghadirkan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Hari Kartini adalah pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kita harus terus melanjutkan cita-cita Kartini dengan cara kita masing-masing, sesuai dengan peran dan bidang yang kita tekuni,” ujarnya.

Mengakhiri pesannya, Eva berharap peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya lebih banyak perempuan hebat yang mampu menginspirasi dan membawa perubahan positif bagi bangsa.

“Jadilah Kartini masa kini, yang tidak hanya bermimpi, tetapi juga berani mewujudkannya,” tutupnya. (ril)