Daerah

Kirab Air Tuk Sikopyah: Tradisi Unik Pelestarian Alam dari Purbalingga

06 Juli 2026 00:11 WIB | Oleh Tri | 69 pembaca

Purbalingga, klikurban.com – Desa Serang, yang terletak di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, baru-baru ini melaksanakan sebuah tradisi yang memadukan pelestarian alam dan budaya lokal dengan menggelar Kirab Air Tuk Sikopyah. Acara ini dihadiri oleh warga setempat dan menjadi momen penting untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

What: Kirab Air Tuk Sikopyah

Kegiatan kirab ini merupakan simbol penghormatan terhadap sumber air Tuk Sikopyah yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat di desa tersebut. Melalui kirab ini, warga berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sumber daya air yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Who: Warga Desa Serang

Acuan utama dalam kegiatan ini adalah partisipasi aktif dari masyarakat desa yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Mereka berbondong-bondong turut serta dalam prosesi kirab sambil mengusung berbagai atribut yang melambangkan cinta terhadap alam.

When: Waktu Pelaksanaan

Kegiatan kirab air tersebut diadakan pada hari minggu pagi, dengan suasana yang ceria dan penuh semangat. Ini menjadi sebuah tradisi tahunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat setempat.

Where: Lokasi Kirab

Purbalingga, yang terkenal dengan keindahan alam dan kearifan lokalnya, menjadikan lokasi ini sebagai tempat yang ideal untuk melaksanakan kirab. Rute kirab melewati jalan-jalan desa yang dipenuhi dengan keindahan alam yang memukau.

Why: Pentingnya Pelestarian Alam

Acara ini bukan hanya sekedar kirab, tetapi juga merupakan upaya masyarakat untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga sumber daya air. Dalam sambutannya, kepala desa mengingatkan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama.

How: Pelaksanaan Acara

Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pawai keliling desa yang diiringi musik tradisional. Warga membawa air dari Tuk Sikopyah dengan harapan agar kebersihan dan kelestarian sumber air tersebut dapat terjaga.

Baca Juga :  Jakarta: Kota Penuh Cinta dan Kehangatan