Ekonomi Bisnis

KUR Sektor Produksi: Solusi Kembangkan UMKM dan Tambah Nilai Ekonomi

01 Juli 2026 22:33 WIB | Oleh Tri | 66 pembaca

Indonesia, klikurban.com – Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Riza Damanik, menegaskan bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor produksi memegang peranan penting dalam meningkatkan nilai tambah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Pentingnya KUR bagi UMKM

Dalam sebuah kesempatan, Riza menyatakan bahwa pengalokasian KUR khususnya di sektor produksi, sangat diharapkan dapat memberikan dampak positif. Tindak lanjut dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan akses permodalan bagi para pelaku usaha kecil, sehingga mereka bisa lebih produktif dan berdaya saing.

Manfaat Ekonomi dari Penyaluran KUR

KUR diharapkan tidak hanya membantu UMKM dalam pengembangan usaha, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian daerah. Dengan adanya suntikan modal dari KUR, para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka, yang pada gilirannya dapat menjawab kebutuhan pasar dan menciptakan lapangan kerja baru.

Strategi Penyaluran KUR

Pemerintah pun terus mendorong pihak perbankan untuk lebih aktif dalam penyaluran KUR. Riza menambahkan, pergulatan UMKM dalam situasi ekonomi pasca-pandemi memerlukan perhatian lebih dalam hal akses keuangan. Oleh karena itu, kemudahan syarat dan ketentuan dalam pengajuan KUR menjadi prioritas untuk memastikan lebih banyak pelaku usaha yang dapat mendapat dukungan.

Menjaga Keberlanjutan UMKM

Dari data yang ada, pelaku UMKM yang mendapatkan KUR di sektor produksi cenderung mengalami peningkatan pendapatan. Riza mengajak masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM, agar sistem ekonomi lokal bisa tumbuh lebih kuat.

Pada akhirnya, penyaluran KUR untuk sektor produksi bukan hanya soal permodalan, tetapi juga mencoba menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat. Melalui dukungan yang konsisten, diharapkan UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah tantangan yang ada.

Baca Juga :  Perempuan dan UMKM: Kunci Pendorong Ekonomi Daerah Menurut Anggota DPR