Nasional

Parade Budaya Lokal: Mendorong Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

28 Juni 2026 06:50 WIB | Oleh Tri | 88 pembaca

Nusa Tenggara Timur, klikurban.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan pentingnya penyelenggaraan acara Parade Tenun yang berlangsung di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, acara tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga berpotensi besar dalam memicu pertumbuhan pariwisata dan perekonomian lokal.

Kepentingan Budaya dalam Pariwisata

Acara yang digelar pada Rabu (4/10) ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Mendagri menjelaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan masyarakat. Dalam konteks ini, keberadaan budaya lokal menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan budaya Indonesia.

Partisipasi Masyarakat yang Aktif

Mendagri juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti parade tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam mempertunjukkan berbagai karya seni dan budaya daerah dapat menjadi modal utama untuk menarik perhatian wisatawan lebih banyak lagi. Selain itu, ia berharap agar penyelenggaraan acara serupa dapat terus dilakukan demi memperkuat citra budaya daerah.

Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah

Tito mengingatkan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya mengandalkan daya tarik alam, tetapi juga keberagaman budaya yang ada di suatu daerah. Oleh karena itu, acara seperti Parade Tenun harus dimanfaatkan sebagai strategi untuk mempromosikan potensi lokal dan menarik investasi dalam sektor pariwisata. “Kita harus bangkitkan rasa cinta terhadap budaya kita sendiri,” ungkapnya.

Mendorong Kebangkitan Melalui Budaya

Melalui acara ini, Mendagri ingin menegaskan bahwa budaya lokal bukan hanya warisan, tetapi juga sumber kehidupan yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus mendukung kegiatan-kegiatan serupa demi mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan budaya.

Baca Juga :  Rekrutmen Honorer Dihentikan, Daerah Dipaksa Berbenah Tata Kelola ASN