Edukasi

Mahasiswa FIKKIA Universitas Airlangga Presentasikan Riset Tentang Keselamatan Pendaki di Kawah Ijen di Belanda

23 Juni 2026 10:07 WIB | Oleh Ferdian Tiranda | 100 pembaca

Jakarta, KlikUrban.com – Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Internasional (FIKKIA) Universitas Airlangga telah berhasil mempresentasikan riset mereka yang berfokus pada travel medicine di sebuah konferensi internasional yang berlangsung di Belanda. Riset ini menarik perhatian banyak pihak, khususnya terkait dengan keselamatan para pendaki yang ingin menjelajahi keindahan Kawah Ijen, salah satu destinasi wisata alam terkenal di Indonesia.

Konferensi tersebut dihadiri oleh berbagai scholars dan praktisi dari seluruh dunia, yang berkumpul untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai isu-isu kesehatan perjalanan. Dalam presentasinya, para mahasiswa FIKKIA mengangkat tema penting tentang mitigasi risiko yang dihadapi oleh pendaki, seperti kondisi cuaca ekstrem dan kesehatan fisik selama pendakian. Mereka juga menyoroti perlunya edukasi yang memadai bagi pendaki agar lebih siap dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Keselamatan Pendaki dan Kebutuhan Edukasi

Dari riset tersebut, diketahui bahwa banyak pendaki yang kurang memahami risiko terkait dengan pendakian di Kawah Ijen, yang terkenal dengan kawah belerang dan aktivitas vulkaniknya. Dengan membawa isu ini ke forum internasional, pihak FIKKIA berharap dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dalam pendakian serta kesehatan terkait travel yang sesuai dengan standar internasional.

“Kami ingin memberikan informasi yang akurat dan berguna bagi para pendaki, sehingga mereka dapat merencanakan perjalanan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga aman,” ungkap salah satu mahasiswa yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Presentasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FIKKIA dalam mendorong penelitian yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya dalam konteks pariwisata yang semakin berkembang di Indonesia. Harapannya, riset ini akan diaplikasikan secara praktis dan dapat membantu mencegah kecelakaan di kalangan pendaki, sehingga pengalaman berpetualang di Kawah Ijen menjadi lebih aman dan menyenangkan.

Baca Juga :  Waktu Sarapan Pengaruhi Kesehatan: Studi Terbaru Ungkap Temuan Menarik