Edukasi

Dosen Jurusan Pertanian Polsri Beri Edukasi Kualitas Air dan Manajemen Pakan untuk Dongkrak Produksi Budidaya Ikan Berkelanjutan di Pokdakan Balai Mina

10 September 2026 10:53 WIB | Oleh Tri | 120 pembaca

Dosen Jurusan Pertanian Polsri Beri Edukasi Kualitas Air dan Manajemen Pakan untuk Dongkrak Produksi Budidaya Ikan Berkelanjutan di Pokdakan Balai MinaDosen Jurusan Pertanian Polsri Beri Edukasi Kualitas Air dan Manajemen Pakan untuk Dongkrak Produksi Budidaya Ikan Berkelanjutan di Pokdakan Balai Mina

KlikUrban.com, Banyuasin — Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Balai Mina menjadi sasaran kegiatan penyuluhan dan edukasi yang digelar oleh tim dosen Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengangkat tema pentingnya menjaga kualitas air dan menerapkan manajemen pemberian pakan yang tepat guna meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budidaya ikan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan pendaan dari PNPB Politeknik Negeri Sriwijaya skema Kerjasama dosen dan mahasiswa tahun 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab persoalan yang kerap dihadapi pembudidaya di lapangan, yaitu rendahnya produktivitas akibat kualitas air yang tidak terkontrol serta pola pemberian pakan yang belum efisien.

Dalam paparannya, tim dosen yang diketuai oleh ibu Raudhatus Sa’adah, M.Si menjelaskan bahwa kualitas air merupakan salah satu faktor penentu utama keberhasilan budidaya ikan. Parameter seperti kadar oksigen terlarut, suhu, pH, dan tingkat kekeruhan air perlu dipantau secara rutin karena berpengaruh langsung terhadap tingkat stres, pertumbuhan, hingga risiko kematian ikan. Para pembudidaya diperkenalkan pada cara sederhana untuk memantau dan menjaga kualitas air kolam agar tetap berada pada kondisi optimal bagi pertumbuhan ikan dan didukung dengan adanya pemberian bantuan alat kualitas air portable serta benih ikan dan pakan ikan yang diserahkan langsung kepada mitra.

Selain aspek kualitas air, materi penyuluhan juga menyoroti pentingnya manajemen pemberian pakan yang baik. Pemberian pakan yang tidak terukur, baik dari sisi jumlah, waktu, maupun frekuensi, dinilai dapat menyebabkan pemborosan biaya produksi sekaligus menurunkan kualitas air kolam akibat sisa pakan yang menumpuk. Tim dosen memberikan panduan praktis mengenai perhitungan kebutuhan pakan yang efisien serta jadwal pemberian pakan yang disesuaikan dengan fase pertumbuhan ikan, agar pakan yang diberikan dapat diserap secara optimal.

Baca Juga :  Penguatan Pariwisata Banyuwangi Lewat Kolaborasi dengan Injourney

Kegiatan ini disambut antusias oleh anggota Pokdakan Balai Mina. Para pembudidaya aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar kendala yang selama ini mereka hadapi, mulai dari perubahan kualitas air pada musim tertentu hingga strategi menekan biaya pakan yang menjadi komponen biaya produksi terbesar dalam usaha budidaya ikan.

Melalui kegiatan edukasi ini, tim dosen Polsri berharap para pembudidaya ikan di Pokdakan Balai Mina dapat menerapkan praktik budidaya yang lebih terukur dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan perairan. Program pemberdayaan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung sektor perikanan budidaya di tingkat masyarakat.