Artikel

Sekali Isi Rp50 Ribu Mobil Bisa Jalan Berhari-hari? Warga Palembang Mulai Beralih ke BBG, Ini Alasannya

14 Mei 2026 12:49 WIB | Oleh Tri | 137 pembaca

Palembang, klikUrban.com – Di tengah harga bahan bakar yang terus jadi perhatian masyarakat, tren penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) untuk kendaraan mulai mencuri perhatian warga Palembang. Bukan tanpa alasan, banyak pengguna mulai melirik BBG karena dinilai jauh lebih hemat, aman, dan ramah lingkungan dibanding bahan bakar konvensional.  

Fenomena ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan BBG atau Compressed Natural Gas (CNG) untuk transportasi yang digelar di Palembang dan mendapat respons antusias dari masyarakat. Acara tersebut menghadirkan berbagai pihak mulai dari sektor energi, regulator transportasi, hingga komunitas kendaraan berbahan bakar gas nasional.  

Salah satu narasumber dari PT Gagas Energi Indonesia, Trio Dedy Kusuma, menjelaskan bahwa BBG menjadi solusi transportasi masa depan karena mampu menekan biaya operasional kendaraan secara signifikan. Selain lebih ekonomis, penggunaan BBG juga dinilai membantu mengurangi emisi kendaraan yang selama ini menjadi penyumbang polusi udara.  

“Transportasi adalah sektor dengan konsumsi energi sangat besar. Dengan BBG, masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar yang lebih ekonomis sekaligus membantu lingkungan,” ungkapnya dalam sosialisasi tersebut.  

Tak hanya soal irit, faktor keamanan juga menjadi perhatian utama. Safety Inspector dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Andro Marcello, menegaskan bahwa kendaraan berbahan bakar gas telah memiliki standar keamanan yang jelas dan aman digunakan selama pemasangan dilakukan di bengkel resmi bersertifikasi.  

Hal ini sekaligus mematahkan anggapan sebagian masyarakat yang masih menganggap kendaraan BBG berbahaya. Teknologi kendaraan gas saat ini disebut sudah jauh lebih modern dan praktis digunakan untuk aktivitas harian.

Dukungan juga datang dari komunitas pengguna BBG nasional. Perwakilan KOMOGAS, Andy F. Lala, mengatakan banyak pengguna yang awalnya ragu justru akhirnya merasakan sendiri manfaat penghematan setelah beralih menggunakan BBG.  

Baca Juga :  ICX Evaluasi Mekanisme Buyback untuk Ciptakan Ekosistem Investasi yang Lebih Sehat

Menariknya, kegiatan ini turut dihadiri driver online Sumatera Selatan, pengemudi angkutan kota, komunitas otomotif, kreator konten, hingga unsur pemerintah Kota Palembang. Banyak peserta aktif bertanya terkait biaya konversi kendaraan, lokasi pengisian BBG, hingga ketahanan mesin kendaraan setelah menggunakan gas.  

Besarnya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa warga Palembang kini mulai terbuka terhadap energi alternatif yang lebih hemat dan berkelanjutan. Di tengah biaya operasional kendaraan yang terus meningkat, BBG mulai dianggap sebagai solusi nyata untuk mengurangi pengeluaran harian tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan berkendara.  

Bahkan, tak sedikit peserta yang mengaku tertarik mencoba BBG setelah mengetahui potensi penghematan yang bisa didapat dalam jangka panjang. Jika tren ini terus berkembang, bukan tidak mungkin kendaraan berbahan bakar gas akan menjadi pemandangan umum di jalanan Palembang dalam beberapa tahun ke depan. (Tri)